Ilustrasi hero Mobile Legends yang sudah jarang dimainkan pada 2026

Mobile Legends: Bang Bang memiliki banyak hero dengan kemampuan, desain, dan gaya bermain yang berbeda. Namun, tidak semua hero mendapatkan perhatian yang sama dari para pemain.

Setiap kali terjadi perubahan patch, penyesuaian skill, atau perkembangan strategi, beberapa hero bisa menjadi sangat populer. Sebaliknya, hero yang sebelumnya sering digunakan dapat kehilangan tempat karena muncul pilihan lain yang dianggap lebih efektif.

Fenomena ini membuat sejumlah hero Mobile Legends terasa semakin jarang terlihat dalam pertandingan, terutama ketika pemain lebih memilih karakter yang sedang populer atau sesuai dengan kebutuhan meta.

Menariknya, hero yang kurang populer belum tentu lemah. Sebagian memiliki mekanik unik, kemampuan counter tertentu, atau potensi besar ketika dimainkan oleh pemain berpengalaman.

Berikut adalah 10 hero Mobile Legends yang terasa mulai terlupakan dan berpotensi jarang dipilih dalam pertandingan pada 2026, beserta alasan mengapa mereka kurang diminati dan apakah masih layak digunakan untuk ranked.

Catatan: Artikel ini merupakan analisis editorial mengenai hero yang berpotensi kurang populer dalam berbagai situasi pertandingan. Daftar ini bukan hasil pengurutan statistik pick rate resmi November 2026. Popularitas hero dapat berbeda menurut rank, region, dan patch.

1. Aulus – Fighter Late Game yang Harus Bersaing dengan Jungler Agresif

Aulus merupakan Fighter dengan kemampuan menghasilkan physical damage besar melalui basic attack dan perkembangan kekuatan sepanjang pertandingan.

Hero ini memiliki potensi yang menarik ketika sudah memperoleh level serta item penting. Namun, salah satu tantangannya adalah kebutuhan untuk berkembang sebelum mampu memberikan kontribusi maksimal.

Dalam pertandingan yang berlangsung cepat, pemain sering lebih menyukai Jungler atau Fighter yang dapat memberikan tekanan sejak early game.

Akibatnya, Aulus bisa menjadi pilihan yang kurang menarik apabila tim membutuhkan hero yang langsung aktif melakukan gank atau memperebutkan objektif.

Mengapa Aulus Bisa Kurang Diminati?

  • Membutuhkan perkembangan level dan item untuk mencapai potensi terbaik.
  • Dapat kesulitan menghadapi hero yang mempunyai mobilitas tinggi.
  • Memerlukan kesempatan farming yang cukup.
  • Harus bersaing dengan pilihan Jungler dan Fighter lain yang lebih cepat memberikan tekanan.

Apakah masih layak dimainkan? Aulus tetap menarik ketika tim mampu memberikan ruang farming dan pertandingan memungkinkan dirinya berkembang hingga fase yang lebih kuat.

Tips: Hindari terlalu sering memaksakan pertarungan ketika tertinggal level. Fokus mengamankan objektif dan perkembangan item sebelum mencari pertarungan besar.

2. Silvanna – Fighter dengan Ultimate Kuat tetapi Mudah Diantisipasi

Silvanna merupakan Fighter yang memiliki kemampuan magic damage dan crowd control. Salah satu kemampuan paling khas miliknya adalah Imperial Justice, yang dapat digunakan untuk mengunci target dalam area tertentu.

Secara teori, kemampuan tersebut sangat berbahaya bagi hero yang memiliki mobilitas terbatas.

Namun, Silvanna membutuhkan ketepatan penggunaan skill dan pemilihan target yang baik. Ketika ultimate gagal mengenai sasaran penting, kontribusinya dalam pertarungan dapat berkurang.

Silvanna juga harus menghadapi persaingan dari Fighter lain yang mempunyai daya tahan, mobilitas, atau kemampuan inisiasi lebih fleksibel.

Mengapa Silvanna Bisa Kurang Diminati?

  • Sangat bergantung pada keberhasilan penggunaan skill penting.
  • Memerlukan positioning yang tepat ketika masuk ke pertarungan.
  • Dapat kesulitan menghadapi hero yang mampu menghindari atau menggagalkan inisiasinya.
  • Memiliki banyak pesaing pada role EXP Lane.

Apakah masih layak dimainkan? Silvanna dapat menjadi pilihan situasional untuk mengunci target tertentu, terutama ketika komposisi lawan tidak memiliki banyak cara untuk menghindari ultimate.

Tips: Jangan langsung menggunakan Imperial Justice kepada Tank lawan. Cari damage dealer yang dapat dikunci dengan aman dan pastikan rekan setim siap membantu.

3. Kimmy – Marksman dengan Gaya Menembak yang Tidak Biasa

Kimmy merupakan salah satu hero Mobile Legends yang memiliki mekanik serangan berbeda dari Marksman pada umumnya.

Alih-alih hanya mengandalkan pola basic attack konvensional, Kimmy mempunyai gaya menembak yang membutuhkan pengendalian arah dan posisi secara konsisten.

Keunikan tersebut menjadi daya tarik bagi sebagian pemain, tetapi juga dapat membuat pemain lain merasa kurang nyaman.

Ketika Marksman yang lebih mudah digunakan atau memiliki damage lebih konsisten sedang populer, Kimmy dapat kehilangan perhatian.

Kimmy juga membutuhkan pemahaman item dan kondisi pertandingan agar damage yang dihasilkan efektif.

Mengapa Kimmy Bisa Kurang Diminati?

  • Memiliki mekanik pengendalian serangan yang tidak biasa.
  • Membutuhkan latihan untuk menjaga akurasi tembakan.
  • Efektivitasnya bergantung pada build dan posisi.
  • Harus bersaing dengan Marksman lain yang lebih mudah digunakan.

Apakah masih layak dimainkan? Kimmy tetap dapat menjadi pilihan menarik bagi pemain yang menguasai mekaniknya dan memahami kapan harus menyerang sambil bergerak.

Tips: Latih pengendalian arah serangan sebelum menggunakan Kimmy dalam ranked. Jangan hanya fokus menyerang hingga mengabaikan posisi Assassin lawan.

4. Yi Sun-shin – Assassin/Marksman dengan Mekanik yang Menuntut Ketepatan

Yi Sun-shin merupakan hero dengan gaya bermain unik karena memadukan serangan jarak dekat dan jarak jauh.

Untuk memaksimalkan damage, pemain harus memahami cara memanfaatkan pergantian jarak serangan dan kemampuan pasifnya.

Hal tersebut membuat Yi Sun-shin membutuhkan penguasaan mekanik yang lebih tinggi dibandingkan sejumlah Jungler yang mempunyai pola serangan lebih sederhana.

Selain itu, pemain harus memperhatikan farming, rotasi, dan penggunaan ultimate untuk memberikan informasi serta tekanan kepada lawan.

Jika dimainkan tanpa pemahaman yang cukup, Yi Sun-shin dapat terasa kurang efektif.

Mengapa Yi Sun-shin Bisa Kurang Diminati?

  • Memerlukan penguasaan mekanik serangan jarak dekat dan jauh.
  • Membutuhkan pengambilan keputusan yang cepat.
  • Harus menjaga tempo farming dan rotasi.
  • Memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi daripada sejumlah Jungler alternatif.

Apakah masih layak dimainkan? Yi Sun-shin memiliki potensi besar di tangan pemain yang memahami mekaniknya, terutama untuk membantu mengendalikan tempo permainan.

Tips: Pelajari pola penggunaan kemampuan pasif sebelum bermain ranked. Ultimate sebaiknya tidak hanya dipakai untuk mencari kill, tetapi juga untuk memperoleh informasi posisi musuh.

5. Kaja – Hero Penculik yang Membutuhkan Koordinasi Tim

Kaja merupakan Fighter/Support yang dikenal memiliki kemampuan mengunci target menggunakan Divine Judgment.

Ultimate tersebut sangat berbahaya karena dapat membantu tim menculik hero penting yang berada pada posisi kurang aman.

Namun, keberhasilan Kaja sangat bergantung pada pemilihan target dan kesiapan rekan setim memberikan damage.

Ketika bermain solo rank tanpa komunikasi yang baik, Kaja terkadang sulit memaksimalkan potensinya.

Selain itu, Kaja harus bersaing dengan Roamer lain yang mempunyai crowd control area, healing, atau kemampuan membuka team fight dalam skala besar.

Mengapa Kaja Bisa Kurang Diminati?

  • Lebih efektif ketika tim mempunyai koordinasi baik.
  • Ultimate berfokus pada penguncian target tertentu.
  • Harus bersaing dengan Tank dan Support yang mempunyai utilitas lebih luas.
  • Memerlukan positioning dan timing yang tepat.

Apakah masih layak dimainkan? Kaja tetap sangat menarik untuk strategi pick-off terhadap hero lawan yang menjadi sumber damage utama.

Tips: Cari kesempatan menculik Marksman, Mage, atau Jungler lawan. Pastikan ada rekan setim yang siap memberikan damage setelah Divine Judgment digunakan.

6. Baxia – Tank Anti-Regenerasi yang Tidak Selalu Menjadi Prioritas

Baxia merupakan Tank dengan kemampuan mengurangi efektivitas pemulihan HP lawan melalui mekanik pasifnya.

Hero ini juga memiliki mobilitas yang menarik berkat Baxia-Shield Unity, yang memungkinkan dirinya bergerak dengan cara berguling.

Keunggulan tersebut membuat Baxia berguna untuk menghadapi hero yang mengandalkan healing atau regenerasi.

Namun, ketika komposisi lawan tidak terlalu bergantung pada pemulihan HP, pemain mungkin lebih memilih Tank lain dengan crowd control area yang lebih mudah digunakan.

Akibatnya, Baxia dapat menjadi pilihan situasional daripada hero yang selalu diprioritaskan.

Mengapa Baxia Bisa Kurang Diminati?

  • Nilai utamanya sangat terasa terhadap komposisi lawan tertentu.
  • Memerlukan penguasaan pergerakan menggunakan skill berguling.
  • Tidak selalu menawarkan crowd control sebesar Tank inisiator tertentu.
  • Harus bersaing dengan Tank yang lebih fleksibel dalam team fight.

Apakah masih layak dimainkan? Baxia tetap relevan sebagai pilihan situasional ketika menghadapi hero dengan pemulihan HP tinggi.

Tips: Pertimbangkan Baxia ketika lawan memiliki beberapa hero yang mengandalkan healing atau regenerasi. Gunakan mobilitasnya untuk membantu rotasi dan membuka map.

7. Popol dan Kupa – Marksman Unik yang Memerlukan Pengelolaan Rekan Hewan

Popol dan Kupa merupakan hero Marksman yang mempunyai mekanik berbeda dari Marksman konvensional.

Popol bertarung bersama Kupa, seekor serigala yang membantu memberikan damage dan mengendalikan lawan.

Hero ini juga memiliki kemampuan memasang jebakan untuk memperoleh informasi dan mengganggu pergerakan musuh.

Walaupun sangat menarik, gaya bermain Popol dan Kupa membutuhkan pemahaman mengenai posisi Kupa, penggunaan jebakan, dan pemilihan waktu menyerang.

Hal tersebut membuat sebagian pemain lebih nyaman memilih Marksman yang mengandalkan basic attack sederhana.

Mengapa Popol dan Kupa Bisa Kurang Diminati?

  • Memiliki mekanik pengelolaan Kupa.
  • Membutuhkan pemahaman penempatan jebakan.
  • Gaya bermain berbeda dari Marksman konvensional.
  • Harus bersaing dengan Gold Laner yang lebih mudah dipelajari.

Apakah masih layak dimainkan? Popol dan Kupa dapat menjadi pilihan menarik untuk strategi yang mengandalkan kontrol area, informasi map, dan tekanan terhadap objektif.

Tips: Manfaatkan jebakan untuk mengawasi jalur gank dan area penting. Jangan mengabaikan kondisi Kupa ketika melakukan pertarungan.

8. Barats – Tank/Fighter yang Membutuhkan Pengelolaan Stack

Barats merupakan hero Tank/Fighter dengan mekanik yang berkaitan dengan peningkatan ukuran dan daya tahan melalui stack.

Ketika berhasil mempertahankan stack, Barats dapat menjadi garis depan yang sulit dihadapi.

Ultimate Detona’s Welcome juga memberikan kemampuan kontrol yang dapat mengganggu posisi target penting.

Namun, Barats membutuhkan pengelolaan stack dan tempo permainan yang baik.

Ketika pemain gagal mempertahankan tekanan atau harus terlalu sering mundur, kekuatan Barats dapat terasa kurang konsisten.

Persaingan dengan Jungler atau EXP Laner yang lebih fleksibel juga dapat membuat Barats kurang menarik dalam komposisi tertentu.

Mengapa Barats Bisa Kurang Diminati?

  • Membutuhkan pengelolaan stack yang konsisten.
  • Memiliki mobilitas yang terbatas dalam situasi tertentu.
  • Perlu memahami kapan harus maju atau mundur.
  • Harus bersaing dengan hero garis depan lain yang lebih mudah melakukan inisiasi.

Apakah masih layak dimainkan? Barats tetap dapat memberikan kontribusi besar ketika pemain mampu mempertahankan stack dan memanfaatkan daya tahannya.

Tips: Perhatikan durasi dan kondisi stack. Jangan memaksakan pertarungan ketika Barats belum berada pada kondisi yang menguntungkan.

9. Yve – Mage Pengendali Area yang Membutuhkan Posisi Aman

Yve merupakan Mage dengan kemampuan mengendalikan area pertarungan melalui skill dan ultimate Real World Manipulation.

Berbeda dari Mage yang mengandalkan burst damage instan, Yve lebih berfokus pada memberikan tekanan serta menghambat pergerakan lawan.

Gaya bermain tersebut sangat berguna dalam strategi tertentu, terutama ketika tim ingin menguasai area sekitar Turtle atau Lord.

Namun, pemain Yve membutuhkan positioning yang baik karena penggunaan ultimate membuatnya harus mempertimbangkan ancaman dari hero lawan.

Ketika Mage burst damage atau hero dengan mobilitas tinggi lebih disukai, Yve dapat menjadi pilihan yang kurang menarik bagi sebagian pemain.

Mengapa Yve Bisa Kurang Diminati?

  • Lebih berfokus pada kontrol area daripada burst damage instan.
  • Membutuhkan positioning yang aman.
  • Rentan terhadap gangguan ketika lawan berhasil mendekat.
  • Harus bersaing dengan Mage lain yang memiliki mekanik lebih langsung.

Apakah masih layak dimainkan? Yve tetap menarik untuk komposisi yang mengandalkan kontrol area dan pertarungan objektif.

Tips: Jangan menggunakan Real World Manipulation ketika Assassin lawan masih bebas mendekat. Pastikan Tank atau Fighter tim siap memberikan perlindungan.

10. Hanzo – Assassin dengan Mekanik Tubuh Asli dan Bayangan

Hanzo merupakan Assassin yang memiliki salah satu mekanik paling unik di Mobile Legends.

Ultimate Kinjutsu: Pinnacle Ninja memungkinkan Hanzo menggunakan bentuk bayangan untuk menyerang musuh dari jarak tertentu, sementara tubuh aslinya tetap berada di lokasi lain.

Konsep tersebut membuat Hanzo mempunyai kemampuan menyerang dengan cara yang tidak biasa.

Namun, pemain harus memahami posisi tubuh asli, jarak aman, dan kapan harus menghentikan serangan.

Kesalahan dalam menyembunyikan tubuh asli dapat membuat Hanzo menjadi sasaran empuk bagi lawan.

Karena itu, Hanzo dapat terasa lebih sulit digunakan secara konsisten dibandingkan Assassin yang memiliki mekanik lebih langsung.

Mengapa Hanzo Bisa Kurang Diminati?

  • Memerlukan pengelolaan posisi tubuh asli dan bayangan.
  • Memiliki risiko besar apabila tubuh asli ditemukan.
  • Membutuhkan pengetahuan map yang baik.
  • Harus bersaing dengan Assassin lain yang lebih fleksibel.

Apakah masih layak dimainkan? Hanzo tetap dapat menjadi ancaman ketika digunakan oleh pemain yang memahami jalur map dan mampu menyembunyikan tubuh asli dengan baik.

Tips: Jangan menggunakan ultimate dari lokasi yang mudah ditemukan. Perhatikan minimap dan posisi hero lawan yang mempunyai mobilitas tinggi.

Tabel Perbandingan 10 Hero Mobile Legends yang Mulai Terlupakan

Hero Role Alasan Berpotensi Kurang Populer Kelebihan yang Masih Dimiliki
Aulus Fighter Butuh perkembangan item dan level Damage late game
Silvanna Fighter Bergantung pada skill penting Penguncian target
Kimmy Marksman/Mage Mekanik menembak unik Damage sambil bergerak
Yi Sun-shin Assassin/Marksman Mekanik serangan kompleks Mobilitas dan informasi map
Kaja Fighter/Support Butuh koordinasi Pick-off target penting
Baxia Tank Lebih situasional Anti-regenerasi
Popol dan Kupa Marksman Pengelolaan Kupa dan jebakan Kontrol area
Barats Tank/Fighter Pengelolaan stack Daya tahan dan kontrol
Yve Mage Perlu posisi aman Kontrol area team fight
Hanzo Assassin Mekanik tubuh dan bayangan Serangan dari jarak jauh

Tabel ini menjelaskan faktor yang dapat membatasi popularitas hero. Bukan bukti bahwa seluruh hero tersebut memiliki pick rate rendah pada patch yang sama.

Mengapa Hero Mobile Legends Bisa Semakin Jarang Dimainkan?

Ada beberapa alasan mengapa sebuah hero yang sebelumnya populer dapat kehilangan perhatian pemain.

1. Perubahan Meta dan Patch

Mobile Legends terus mengalami penyesuaian balance. Perubahan damage, cooldown, item, atau mekanik tertentu dapat memengaruhi efektivitas hero.

Hero yang sangat kuat pada satu musim belum tentu memiliki performa sama setelah beberapa pembaruan.

2. Munculnya Hero dengan Kemampuan Lebih Fleksibel

Hero yang mempunyai mobilitas tinggi, crowd control, dan kemampuan bertahan sering dianggap lebih fleksibel.

Ketika pemain mempunyai banyak pilihan untuk mengisi satu role, hero dengan mekanik lebih terbatas dapat kehilangan popularitas.

3. Mekanik yang Sulit Dipelajari

Beberapa hero membutuhkan latihan lebih banyak untuk mencapai potensi terbaik.

Yi Sun-shin, Kimmy, dan Hanzo merupakan contoh hero yang mempunyai gaya bermain khusus.

Pemain yang ingin hasil cepat dalam ranked mungkin lebih memilih hero dengan mekanik sederhana.

4. Membutuhkan Koordinasi Tim

Hero seperti Kaja dapat memberikan kontribusi besar ketika tim mempunyai komunikasi baik.

Namun, kemampuan mengunci target tidak selalu menghasilkan kill jika rekan setim tidak siap membantu.

Hal ini dapat membuat sebagian pemain solo rank lebih memilih hero yang dapat memberikan dampak secara mandiri.

5. Perubahan Popularitas akibat Turnamen dan Konten Kreator

Popularitas hero juga dapat dipengaruhi oleh pertandingan profesional, streamer, dan pembuat konten.

Ketika hero tertentu sering digunakan pemain profesional, komunitas dapat tertarik mencobanya dalam ranked.

Sebaliknya, hero yang jarang mendapat sorotan dapat terasa terlupakan meskipun masih memiliki kemampuan yang berguna.

Apakah Hero yang Jarang Dipakai Berarti Lemah?

Tidak selalu. Frekuensi penggunaan dan kekuatan hero merupakan dua hal berbeda.

Hero dengan pick rate rendah belum tentu mempunyai win rate rendah. Sebaliknya, hero yang sangat populer juga belum tentu menghasilkan kemenangan lebih konsisten.

Beberapa hero justru menjadi pilihan situasional yang sangat efektif ketika digunakan untuk menghadapi komposisi tertentu.

Contohnya, Baxia mempunyai kegunaan khusus untuk menghadapi kemampuan pemulihan HP. Kaja dapat membantu mengunci hero penting, sementara Yve menawarkan kontrol area yang berguna ketika memperebutkan objektif.

Karena itu, pemain sebaiknya tidak langsung menganggap hero kurang populer sebagai hero yang tidak layak dimainkan.

Hero Jarang Dimainkan yang Masih Menarik untuk Solo Rank

Untuk pemain solo rank, pilihan terbaik sangat bergantung pada kemampuan menguasai hero dan kondisi draft.

Aulus dapat menjadi pilihan bagi pemain yang menyukai gaya farming dan pertarungan late game. Silvanna menarik untuk pemain yang ingin mengunci target tertentu, sedangkan Hanzo menawarkan pola serangan yang berbeda dari Assassin pada umumnya.

Namun, ketiga hero tersebut mempunyai risiko masing-masing.

Jika ingin bermain lebih konsisten, pilih hero yang sudah benar-benar dikuasai daripada sekadar menggunakan karakter yang terlihat unik.

Apakah Hero Lama Bisa Kembali Menjadi Meta?

Sangat mungkin. Popularitas hero Mobile Legends dapat berubah karena penyesuaian balance, perubahan item, atau strategi baru yang ditemukan pemain.

Hero yang sebelumnya kurang diminati bisa kembali mendapatkan perhatian ketika memperoleh buff atau ketika kemampuan uniknya menjadi jawaban terhadap komposisi yang sedang populer.

Selain itu, perubahan sistem permainan juga dapat memengaruhi kebutuhan setiap role.

Karena itu, hero yang terasa terlupakan pada satu periode belum tentu akan terus berada dalam kondisi yang sama.

Tips Menggunakan Hero yang Kurang Populer agar Tetap Efektif

1. Pahami Kelebihan Khusus Hero

Setiap hero mempunyai keunggulan yang perlu dimanfaatkan.

Jangan memainkan Yve seperti Mage burst damage atau menggunakan Kaja seolah-olah ia Tank dengan crowd control area besar.

Sesuaikan strategi dengan fungsi utama hero.

2. Perhatikan Komposisi Lawan

Hero situasional akan lebih efektif ketika dipilih untuk menghadapi ancaman tertentu.

Contohnya, Baxia lebih menarik ketika lawan memiliki kemampuan regenerasi atau healing yang besar.

3. Jangan Memaksakan Hero pada Semua Pertandingan

Menguasai satu hero memang penting, tetapi pemain juga perlu mempunyai pilihan alternatif.

Jika komposisi lawan sangat tidak menguntungkan, pertimbangkan hero lain yang lebih sesuai.

4. Pelajari Build Sesuai Patch

Build yang efektif pada musim sebelumnya belum tentu menjadi pilihan terbaik pada 2026.

Perhatikan perubahan item, kebutuhan pertahanan, dan jenis damage lawan.

5. Latih Mekanik Sebelum Ranked

Hero seperti Yi Sun-shin, Kimmy, dan Hanzo membutuhkan latihan khusus.

Gunakan mode latihan atau pertandingan non-ranked untuk memahami mekanik sebelum membawa hero tersebut ke pertandingan kompetitif.

FAQ Hero Mobile Legends yang Jarang Dimainkan pada 2026

Hero apa yang paling jarang dimainkan di Mobile Legends 2026?

Jawabannya harus ditentukan menggunakan data pick rate terbaru berdasarkan rank, region, dan patch. Daftar dalam artikel ini merupakan pilihan hero yang berpotensi kurang populer, bukan urutan resmi berdasarkan statistik penggunaan.

Apakah Aulus masih bagus untuk ranked?

Aulus tetap mempunyai potensi damage tinggi ketika berhasil berkembang. Namun, pemain perlu mempertimbangkan tempo pertandingan dan kemampuan tim memberikan ruang farming.

Mengapa Kimmy tidak selalu populer?

Kimmy mempunyai mekanik serangan yang berbeda dari Marksman biasa. Gaya bermain tersebut membutuhkan latihan dan tidak selalu cocok dengan preferensi setiap pemain.

Apakah Kaja masih berguna?

Kaja tetap mempunyai kemampuan mengunci target penting melalui Divine Judgment. Hero ini dapat sangat berguna dalam komposisi yang mengandalkan strategi pick-off.

Apakah hero yang jarang dipilih lebih sulit dimainkan?

Tidak selalu. Sebagian hero kurang populer karena mekanik yang rumit, tetapi sebagian lainnya hanya lebih cocok digunakan pada situasi tertentu.

Bisakah hero yang terlupakan kembali menjadi meta?

Bisa. Buff, perubahan item, penyesuaian gameplay, dan perkembangan strategi dapat membuat hero yang sebelumnya kurang populer kembali diminati.

Kesimpulan

Mobile Legends terus berkembang, sehingga popularitas hero dapat berubah dari waktu ke waktu.

Aulus, Silvanna, Kimmy, Yi Sun-shin, Kaja, Baxia, Popol dan Kupa, Barats, Yve, serta Hanzo merupakan contoh hero dengan karakteristik khusus yang dapat membuat mereka kurang diprioritaskan dalam kondisi pertandingan tertentu.

Namun, kurang populer bukan berarti tidak berguna.

Beberapa hero dalam daftar ini masih mempunyai kemampuan yang sangat menarik, mulai dari anti-regenerasi, penguncian target, kontrol area, hingga damage late game.

Pemain yang memahami mekanik, build, dan kondisi draft tetap dapat memanfaatkan hero-hero tersebut secara efektif.

Daripada hanya mengikuti hero yang sedang ramai digunakan, tidak ada salahnya mempelajari karakter yang jarang terlihat. Terkadang, pilihan yang tidak terduga justru dapat memberikan keuntungan ketika lawan tidak terbiasa menghadapi mekaniknya. Baca juga tentang 10 Hero Terbaik Untuk Bantai Mage di Mobile Legends.